BAHRAIN, Suara Muhammadiyah — Kepala Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Dr. M. Riski Adi Wijaya, S.Pd., M.Pd., menerima apresiasi langsung dari Duta Besar Republik Indonesia untuk Bahrain, Ardi Hermawan, atas kiprahnya dalam memajukan pencak silat di kancah internasional.
Dr. Riski yang ditugaskan oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa (PERSILAT) dalam program Pencak Silat Road To Olympic, dinilai berhasil menjalankan misi negara dalam mempromosikan dan membina olahraga bela diri asli Indonesia tersebut di Bahrain.
Selama penugasan, Dr. Riski berhasil mencatat prestasi membanggakan dengan mengantarkan salah satu atlet Bahrain meraih medali perak pada ajang Asian Youth Games yang digelar di Bahrain pada Oktober lalu. Selain itu, ia juga menjalankan program pelatihan intensif selama tiga bulan, yang berfokus pada pengembangan teknik, taktik, serta pembinaan mental atlet pencak silat di negara tersebut.
Apresiasi dari Dubes RI Bahrain menjadi bentuk pengakuan atas dedikasi dan kontribusi nyata Dr. Riski dalam memperkenalkan pencak silat sebagai olahraga potensial di tingkat global. Keberhasilan ini juga mencerminkan peran UMPP dalam pengabdian masyarakat internasional serta dukungan terhadap program pemerintah untuk memperluas jejak pencak silat di luar negeri.
“Capaian ini menunjukkan bagaimana keilmuan pencak silat yang dimiliki Dr. Riski mampu diimplementasikan secara nyata dan berdampak luas,” demikian disampaikan pihak KBRI Bahrain.
Dengan apresiasi ini, diharapkan kerja sama Indonesia–Bahrain dalam bidang olahraga, khususnya pencak silat, semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pencapaian Pencak Silat Road To Olympic.

