Masjid Go Digital: Muhammadiyah Surabaya Satukan Data dan Kalender Hijriah

Publish

9 February 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
105
Foto Ilustrasi

Foto Ilustrasi

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menyelenggarakan Workshop Sistem Informasi Tata Kelola Masjid (SITAMA) sekaligus Sosialisasi Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Ahad (8/2/2026). Kegiatan yang digelar di SD Muhammadiyah 4 MUDIPAT Surabaya ini diikuti para takmir masjid Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kota Surabaya.
Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya strategis Persyarikatan dalam memperkuat tata kelola masjid yang lebih tertib, terintegrasi, dan berbasis teknologi digital. Selain itu, sosialisasi KHGT diarahkan untuk membangun kesamaan pemahaman terkait sistem penanggalan Hijriah global di lingkungan Muhammadiyah.

Koordinator Divisi Dakwah Digital Majelis Tabligh PDM Surabaya, Syahroni Nur Wachid, menekankan pentingnya pendataan masjid dan jamaah secara sistematis sebagai fondasi penguatan dakwah ke depan.

Menurutnya, SITAMA tidak hanya berfungsi sebagai basis data masjid Muhammadiyah di Surabaya, tetapi juga mencakup pendataan jamaah serta muballigh yang berada dalam lingkup Persyarikatan. “Melalui SITAMA, kita ingin membangun sistem pendataan yang rapi, terstruktur, dan mudah diakses sebagai bagian dari penguatan dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Dalam sesi workshop SITAMA oleh Syahroni Nur Wachid, peserta dibimbing secara langsung mulai dari proses pembuatan akun hingga pengisian data masjid, muballigh, dan kegiatan pengajian. Tahapan dimulai dari registrasi akun, dilanjutkan dengan pendaftaran masjid yang terafiliasi dengan Muhammadiyah, baik yang dikelola langsung oleh Persyarikatan, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), maupun masjid binaan.

Data yang diinput mencakup informasi dasar seperti nama masjid, alamat dan kode pos, hingga fasilitas pendukung masjid, antara lain Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), ketersediaan mukena dan sarung, toilet, serta tempat wudu. Penentuan titik lokasi masjid juga dilakukan melalui penyesuaian koordinat pada Google Maps, sesuai posisi bangunan, sebagaimana materi teknis yang telah disampaikan sebelumnya di pendaftaran google maps oleh Hanif Rasyidu.

Majelis Tabligh PDM Kota Surabaya berharap seluruh masjid Muhammadiyah di wilayahnya dapat terdata secara menyeluruh dan akurat. Sistem pendataan yang terintegrasi dinilai penting untuk mendukung efektivitas dakwah, optimalisasi layanan umat, serta pengambilan kebijakan yang lebih tepat di lingkungan Persyarikatan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) bekerja....

Suara Muhammadiyah

28 April 2025

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Tri Hastuti Nur Rochimah ha....

Suara Muhammadiyah

27 June 2025

Berita

PEKANBARU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) masuk dalam 12 Perguruan Tinggi....

Suara Muhammadiyah

5 March 2025

Berita

PURWOREJO, Suara Muhammadiyah - Pantai Siung yang terletak di dusun Duwet, desa Purwodadi, kec. Tepu....

Suara Muhammadiyah

19 April 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah (Lazismu) Pimpinan Pusat....

Suara Muhammadiyah

12 March 2025