Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri: LDK PP Muhammadiyah Apresiasi Pejuang Dakwah Tanpa Pamrih

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
213
Pembukaan Rakornas Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

Pembukaan Rakornas Lembaga Dakwah Komunitas Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (29/1).

SEMARANG, Suara Muhammadiyah - LDK Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri pada Kamis malam, 29 Januari 2026, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada para dai komunitas yang selama ini setia berdakwah di tengah keterbatasan, jauh dari sorotan media dan gemerlap pujian. Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., serta sejumlah pejabat negara, di antaranya Gubernur, perwakilan Polda Jawa Tengah, Wali Kota, dan Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Malam anugerah ini menjadi ruang penghargaan sekaligus refleksi atas perjalanan dakwah komunitas yang dijalani dengan kesabaran, keteguhan, dan keikhlasan. Dalam sambutannya, Ketua LDK PP Muhammadiyah, Muchamad Arifin, menegaskan bahwa anugerah ini bukan sekadar seremoni, melainkan ungkapan rasa hormat Muhammadiyah kepada para pejuang dakwah yang selama ini bekerja dalam senyap, menguatkan iman umat di pelosok, komunitas adat, kawasan marginal, dan ruang-ruang sosial yang kerap luput dari perhatian.

“Malam anugerah ini kami gelar sebagai apresiasi kepada para pejuang dakwah komunitas yang begitu gigih, kuat, dan sabar dalam berdakwah tanpa pamrih, jauh dari pujian dan sorotan media,” ungkap Muchamad Arifin.

Ia menambahkan, para dai komunitas tersebut sejatinya tidak pernah meminta penghargaan. Namun LDK PP Muhammadiyah merasa berkewajiban “memanggil” mereka, sekadar untuk menerima penghormatan, sebagai penguat semangat agar langkah dakwah tetap istiqamah.

“Kini kami memanggil para pejuang dakwah komunitas itu untuk menerima penghargaan dari kami, dengan harapan besar semangat dakwahnya terus menyala, meskipun tetap berjalan jauh dari pujian dan liputan media,” lanjutnya.

Kehadiran pimpinan pusat Muhammadiyah dan para pejabat negara dalam malam anugerah ini menegaskan bahwa dakwah komunitas bukanlah kerja pinggiran, melainkan bagian penting dari ikhtiar kebangsaan dalam membangun peradaban yang berkeadaban, berkeadilan, dan berkeimanan. Malam Anugerah Insan Dakwah untuk Negeri pun menjadi pengingat bahwa di balik tenangnya umat dan kuatnya sendi sosial bangsa, ada para dai yang setia menjaga cahaya dakwah—dengan ikhlas, sabar, dan penuh pengorbanan.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

ASAHAN, Suara Muhammadiyah - PCM kisaran timur setiap tahun selalu tak pernah henti dalam Memberi Un....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah — Isu kesehatan mental dan kecemasan kolektif menjadi sorotan dalam....

Suara Muhammadiyah

1 January 2026

Berita

Siap Hadapi Dunia Profesional MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Magelang....

Suara Muhammadiyah

29 August 2025

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sambut pemudik jelang Hari Raya Idulfitri 1445 H, Universitas Muhamm....

Suara Muhammadiyah

8 April 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Menjelang pesta demokrasi (Pemilu) yang akan dilaksanakan pada....

Suara Muhammadiyah

2 January 2024