LDK Tak Hanya Ujung Tombak Dakwah, Tapi Juga Mengemban Misi Pemberdayaan di Masyarakat

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
203
Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah

SEMARANG, Suara Muhammadiyah — Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (Purn) Drs Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya penerapan collaborative government dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan kerja pemerintah semata, tetapi harus melibatkan secara aktif organisasi kemasyarakatan, salah satunya Muhammadiyah.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Luthfi dalam sambutannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang digelar di Semarang. Ia menilai Muhammadiyah, khususnya melalui Lembaga Dakwah Komunitas, memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemberdayaan masyarakat.

“Pembangunan Jawa Tengah tidak cukup hanya terintegrasi dengan pemerintah pusat. Kita membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan organisasi kemasyarakatan yang sudah terbukti bekerja untuk masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.

Menurutnya, LDK Muhammadiyah memiliki kekuatan karena bergerak hingga ke lapisan komunitas paling bawah, menjangkau kelompok marjinal, daerah terpencil, serta komunitas yang kerap luput dari sentuhan kebijakan negara. Peran tersebut sejalan dengan visi pembangunan Jawa Tengah yang menempatkan pemberdayaan masyarakat sebagai program utama pemerintah.

Ahmad Luthfi juga mengungkapkan target besar Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2026, yakni mewujudkan swasembada pangan. Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan pentingnya kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk Muhammadiyah, yang memiliki jaringan luas hingga ke akar rumput.

“LDK Muhammadiyah ini penting. Ia bukan hanya berdakwah dalam pengertian ceramah, tetapi juga membangun kesadaran, kemandirian, dan daya tahan masyarakat. Ini sangat relevan dengan agenda pemerintah dalam hal pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ahmad Luthfi menyebut Muhammadiyah sebagai mitra strategis dalam membangun daerah secara berkelanjutan.

Rakornas LDK II Pimpinan Pusat Muhammadiyah menjadi ruang konsolidasi dakwah komunitas Muhammadiyah secara nasional, sekaligus menegaskan kontribusi dakwah sebagai bagian integral dari pembangunan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Kemenkes Ri dengan MPKU, DikdasmenPNF, dan LPPPM Lakukan Orientasi Kader di Bogor BOGOR, Suara Muha....

Suara Muhammadiyah

9 November 2023

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah - Berdasarkan survey dari Indikator Politik Indonesia, menyebutkan, ha....

Suara Muhammadiyah

25 October 2025

Berita

WONOGIRI, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah silaturahmi ke Pimpinan Dae....

Suara Muhammadiyah

8 October 2023

Berita

SRAGEN, Suara Muhammadiyah - Bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta, MA Darul Ihsan M....

Suara Muhammadiyah

21 February 2024

Berita

Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1447 H/2026 M se-Indonesia YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah &ndash....

Suara Muhammadiyah

27 January 2026