Lawan Disinformasi di Medsos, PWNA Sulsel Ingatkan Penguatan Literasi Digital

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
562
Nasyiah

Nasyiah

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Maraknya disinformasi yang beredar di tengah masyarakat saat ini, dinilai dapat menyulut kemarahan publik, kader Nasyiatul Aisyiyah diharapkan mampu menjadi agen informasi positif di daerahnya masing-masing, khususnya di Sulawesi Selatan.

Sekretaris Departemen Pustaka, Informasi dan Teknologi Digital (Pusintek) Pimpinan Wilayah (PW) Nasyiatul Aisyiyah Sulsel, Sakinah Fitrianti angkat suara, Doktor Dalam Bidang Dakwah dan Ilmu Komunikasi itu, mengatakan bahwa, masyarakat perlu untuk bijak menyikapi berbagai informasi saat ini yang beredar, terlebih lagi di media sosial, sebab pemanfaatan aturan dan penggunannya tentu berbeda dengan media massa, dimana media massa jelas mempunyai etika dan aturan yang mengikat dalam menjalankan fungsinya.

“Terutama, di tengah kondisi masyarakat yang sedang sensitif saat ini. Maraknya aksi demonstrasi dan konflik yang terjadi, memicu begitu banyak informasi di media sosial yang perlu untuk diverifikasi kembali kebenarannya, apalagi yang bermuatan disinformasi, fitnah dan kebencian, sehingga kita bijak dalam menyikapi dan tidak mudah untuk terprovokasi oleh isu apapun yang dapat menimbulkan konflik atau perpecahan,” bebernya.

Lanjut disampaikan bahwa, pemerintah dalam hal ini, Kementerian Komunikasi dan Digital RI harus meningkatkan pengawasan dan keamanan di ruang digital terhadap berbagai konten disinformasi yang tersebar di media sosial.

“Komdigi harus mampu menjaga kesehatan ruang publik digital, mengawasi platform besar agar lebih bertanggungjawab dan meningkatkan literasi digital masyarakat secara masif, peran stategis dari Komdigi ini sangat penting untuk melindungi demokrasi dari kerusakan atau konflik akibat disinformasi yang beredar,” paparnya.

Sementara itu, ia juga berharap agar, kader Nasyiah bijak bermedia sosial di tengah kondisi saat ini.

“Kita sebagai kader Nasyiah harusnya bisa bijak dalam menyikapi berbagai konten di media sosial dan bisa memberi edukasi terhadap sesama dalam melakukan filterisasi terhadap konten yang beredar di media sosial, sehingga kita tidak mudah terprovokasi oleh berbagai konten yang bermuatan disinformasi,” imbuhnya.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) secara resmi melepas mahasiswa peserta Program Mah....

Suara Muhammadiyah

5 February 2026

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dr Warsiti, SKp,....

Suara Muhammadiyah

6 December 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Tim Pengabdian Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta ....

Suara Muhammadiyah

2 December 2023

Berita

BANJARMASIN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) 4 Banjarmasin Sukses m....

Suara Muhammadiyah

31 January 2025

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung m....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026