YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah — Beberapa santri berdiri tegap membentuk formasi serupa pagar betis. Mereka berpakaian koko putih, mengenakan bawahan sarung dan berpeci hitam. Masing-masing memberi salam melalui simbolis tangan yang disatukan. Memanjang dari koridor kanan ke kiri sebuah masjid yang ada di komplek Panti Asuhan Muhammadiyah Kota Yogyakarta (26/2). Di tengahnya terbentang jalan, sengaja disiapkan untuk tamu yang ditunggu-tunggu. Pemandangan semacam ini umumnya menjadi tanda bahwa akan ada orang penting yang datang. Selain itu juga sebagai simbol ucapan selamat datang dari tuan rumah kepada para tamu undangan.
Dalam hal ini Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta bersama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta nduwe gawe. Kedua belah pihak melakukan penandatanganan kesepakatan kolaborasi melalui program Kampung Tematik di Kelurahan Brontokusuman.
Aris Madani, Ketua PDM Kota Yogyakarta menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kehadiran Wali Kota Yogyakarta yang berkenan memberikan kepercayaan kepada Muhammadiyah Kota Yogyakarta untuk bersinergi membangun dan mengelola kota Yogyakarta menjadi lebih baik.
"Kami sangat menghargai kepercayaan Pemerintah Kota Yogyakarta," ujar Aris.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas hidup warga Yogyakarta, khusus terkait kebutuhan yang paling mendasar yaitu pengelolaan sampah yang belakangan ini sering menjadi problem yang banyak dikeluhkan.
"Bahwa kita bisa mencapai tujuan bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih dengan cara meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan," tegasnya.
Ia yakin melalui kerja sama yang terjalin antara PDM Kota Yogyakarta dengan Pemerintah setempat, bisa menciptakan hasil yang lebih baik dalam penataan lingkungan dan menjadi contoh dalam mencapai pembangunan kehidupan yang berkelanjutan.
Aris pun berharap, melalui kerjasama ini dapat memperluas kerjasama ke berbagai bidang yang relevan dengan kehidupan dan hajat masyarakat Yogyakarta.
"Buah jambu buah tomat, i love you so much," tutupnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan paket bantuan berupa kado Ramadan untuk lansia oleh Lazismu Kota Yogyakarta. Jumlah kado yang telah dibagikan mencapai ratusan, dan akan terus bertambah selama bulan Ramadan.
Hasto, Wali Kota Yogyakarta dalam sambutannya mengatakan, mewakili pemerintah Kota Yogyakarta ia menyampaikan terima kasih kepada PDM Kota Yogyakarta yang telah memberikan kesempatan untuk berkolaborasi.
Hasto menjelaskan, kolaborasi yang dilakukan mencakup banyak bidang, mulai dari pemberdayaan kelompok lansia, penanganan sampah, dan penataan sungai untuk mengantisipasi banjir dan bencana lainnya.
"Pemerintah kota Yogyakarta tentu tidak bisa bergerak sendiri, kita perlu menjalin kerjasama dengan berbagai pihak khususnya Muhammadiyah untuk menangani permasalahan yang ada di Kota Yogyakarta," ujar Hasto. (diko)

