Kesempatan Bersyukur dan Bermuhasabah untuk Kehidupan Makin Bermakna

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
162
H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

H Muhammad Jamaludin Ahmad, SPsi., Psikolog. Foto: Cris

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Berakhirnya sebuah tahun yang dijalani—sebelum memasuki tahun yang baru—menjadi ruang kontemplasi penting dilakukan. Yang jelas, “Berkurang kesempatan kita hidup di dunia,” kata Muhammad Jamaludin Ahmad.

Itu sangat benderang sekali. Bahwa sekarang dengan umur yang masih tersisa ini, laiklah untuk mengekspresikan kesyukuran atas percikan nikmat yang disemai Tuhan di semesta.

“Bersyukur sudah dikasih umur sampai saat ini, apalagi yang sudah 70 tahun ke atas. Karena Allah sudah banyak memberikan nikmat kepada kita,” tutur Jamal saat Pengajian Rabu Pahing di Halaman Gedung KH Sudja’ Kompleks RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Rabu (31/12).

Di situlah terselip celah bermuhasabah. “Terhadap apa yang telah kita lakukan selama setahun ini,” sebutnya. Panorama muhasabah seakan berulang setiap akhir tahun. Dan itu merupakan sesuatu hal yang niscaya. Jika kemudian ditemukan kekeliruan dalam petualangan kehidupan di dunia, “maka masih ada kesempatan kita perbaiki bersama,” sambung Jamal.

Jika hal demikian itu dilakukan, tidak dinafikan akan bertambah keimanan. Sungguh, iman menjadi bantalan vital dalam kehidupan. Alangkah beciknya, keimanan itu bertambah lebih bagus. “Modal menghadapi godaan dan ujian hidup,” ujar Ketua Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut.

Begitu jua, makin bertambah semangat beribadah. Mendorong kepada jamaah, agar perlu ditingkatkan lagi ibadah yang sekiranya belum baik. “Kalau sudah 60 tahun, harus semangat beribadah,” pesannya. Lebih-lebih, mengejawantahkan shalat berjamaah di masjid.

“Shalat lima waktu di masjid. Memakmurkan masjid dengan pengajian dan sebagainya. Karena saking banyaknya keutamaannya shalat berjamaah di masjid,” jelas Jamal.

Dan, tak ketinggalan, semakin bertambah harmoni bahtera kehidupan keluarga yang dikonstruksi sedemikian rupa. “Bahagia dunia dan akhirat,” tandas Direktur SDI & AIK RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta ini. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANTUL, Suara Muhammadiyah — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terpilih sebagai salah satu pergur....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Pasca referendum kemerdekaan Timor Timur tahun 1999, banyak warga Timor....

Suara Muhammadiyah

12 December 2024

Berita

SEMARANG, Suara Muhammadiyah – Panitia Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Lembaga Seni Budaya d....

Suara Muhammadiyah

25 November 2023

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Majelis Tabligh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut Kota ....

Suara Muhammadiyah

12 February 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kota Administrasi Jaka....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024