Jambore Nasional 2025 Sukses Memikat Ribuan Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Indonesia

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1066
Peserta Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3. Foto: Cris

Peserta Jambore Nasional Relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah ke-3. Foto: Cris

KARANGANYAR, Suara Muhammadiyah – Sebanyak 2.000 relawan Muhammadiyah-'Aisyiyah se-Indonesia berkumpul di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah. Mereka hadir dalam rangka mengikuti Jambore Nasional ke-3. Sebuah ajang nasional yang diinisiasi oleh Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) / Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara ini menjadi momentum bagi relawan untuk bersilaturahmi, memperdalam pengetahuan, dan memperkuat keterampilan dalam bidang penanggulangan bencana.

“Acara ini bukan hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas relawan, baik dari aspek pengetahuan, pemahaman, maupun keterampilan,” ungkap Budi Santoso, Wakil Sekretaris 1 Lembaga Resiliensi Bencana Pimpinan Pusat Muhammadiyah saat ditemui Suara Muhammadiyah di sela-sela acara, Sabtu (28/6).

Ia juga menambahkan bahwa semangat relawan begitu tinggi, bahkan peserta dari wilayah paling ujung Indonesia seperti Aceh dan Papua rela mengeluarkan biaya besar demi hadir dan berkontribusi dalam kegiatan ini.

"Keinginan besar untuk bertemu dan berbagi pengalaman menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan ini," tambahnya.

Para relawan berasal dari berbagai latar belakang—mulai dari institusi pendidikan, perguruan tinggi, rumah sakit, hingga satuan tugas dan komunitas relawan Muhammadiyah-Aisyiyah. "Banyak di antara mereka adalah relawan baru yang sangat antusias untuk mendapatkan pembelajaran langsung dari para pakar kebencanaan nasional," ujarnya.

Dalam jambore ini, panitia menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi kunci di bidang kebencanaan, di antaranya Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM yang menjelaskan dinamika gempa bumi tektonik dan vulkanik. Deputi dari Kemenko PMK dan Kepala BNPB juga turut hadir memberikan materi dan pemahaman lintas sektor dalam upaya kolaboratif penanggulangan bencana.

Tidak hanya itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sekaligus Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti serta Ketua MPR RI Ahmad Muzani turut hadir untuk memberikan pandangan mengenai pentingnya ketangguhan di sektor pendidikan serta penguatan semangat kebangsaan.

"Jambore ini juga menjadi ruang untuk menumbuhkan nasionalisme dan semangat kebhinekaan yang inklusif dalam tubuh gerakan dakwah Muhammadiyah," tandasnya.

Dengan materi yang komprehensif dan kehadiran tokoh-tokoh nasional, jambore ini tidak hanya memperkuat kompetensi relawan, tetapi juga memperkokoh sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam menghadapi tantangan bencana di masa depan. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Pada 25 Februari 2024, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

26 February 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Daurah ilmiyah singkat bagi 20 orang Mudir Pesantren Muhammadiyah d....

Suara Muhammadiyah

26 December 2023

Berita

GORONTALO, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO) menerima penyerahan ....

Suara Muhammadiyah

12 August 2025

Berita

SOLO, Suara Muhammadiyah - Perpustakaan dan Pusat Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta....

Suara Muhammadiyah

9 December 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Puji dan Syukur dihari yang ke-lima Ramadhan, Islamic Center ....

Suara Muhammadiyah

16 March 2024