Hari Raya Qurban Momentum Memperkuat Kepedulian Sosial dan Nilai Kemanusiaan

Publish

6 June 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1112
Idul Qurban

Idul Qurban

PINRANG, Suara Muhammadiyah - Suasana khidmat dan penuh keteduhan menyertai pelaksanaan Shalat Idul Adha 1446 H di Masjid Nurussamad Muhammadiyah Pinrang Selatan, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Sejak pagi buta, ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat mulai berdatangan memenuhi ruangan masjid dan halaman. Terlihat barisan laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga lansia larut dalam nuansa kekhusyukan menyambut hari raya besar umat Islam tersebut.

Shalat Idul Adha yang jatuh pada hari Jumat kali ini dipimpin oleh Ir. Salahuddin Gani sebagai imam, dan bertindak sebagai khatib adalah Haidir Fitra Siagian, S.Sos., M.Si., Ph.D., Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Pesantren (LP2) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Dalam khutbahnya, Haidir yang juga merupakan dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar menyampaikan pesan penting mengenai makna iman yang aktif dengan meneladani kisah Nabi Ibrahim AS. Ia menekankan bahwa keimanan seorang Muslim tidak boleh bersifat pasif atau sekadar menjadi keyakinan dalam hati.

“Iman itu harus hidup dan bergerak. Ia tidak boleh berhenti di tataran keyakinan, tetapi harus mewujud dalam tindakan nyata,” ujarnya tegas.

Ia mencontohkan bentuk iman aktif dalam kehidupan sehari-hari, seperti membantu tetangga tanpa diminta, memberikan makanan kepada orang sakit, serta mengajak teman untuk berbuat baik. Haidir menyatakan bahwa amal yang nyata adalah indikator dari iman yang sejati.

“Iman yang benar dan sejati harus melahirkan kontribusi sosial. Ia tidak hanya mengajak kita untuk menyembelih hewan kurban, tetapi juga membangun pendidikan, mendirikan pesantren, membantu orang miskin, dan menegakkan keadilan dalam masyarakat,” tambahnya.

Sebagai mantan Ketua Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM) New South Wales, Australia, Haidir juga menyampaikan bahwa makna pengorbanan dalam Idul Adha harus dimaknai lebih dalam dari sekadar ritus. Ia mengajak jamaah untuk menjadikan hari raya ini sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial, menebarkan nilai kemanusiaan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Pelaksanaan salat berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Usai khutbah, banyak jamaah yang menyampaikan rasa syukur dan haru karena bisa kembali merayakan Idul Adha dalam suasana kebersamaan yang damai. Momentum ini pun semakin mempererat ikatan antara warga Muhammadiyah dan masyarakat sekitar dalam semangat berkurban dan berbagi.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Sejumlah wilayah Indonesia telah memasuki musim penghujan. Me....

Suara Muhammadiyah

21 November 2024

Berita

KUDUS, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) kembali menggelar kompetisi olahra....

Suara Muhammadiyah

12 February 2026

Berita

Dakwah di Wilayah 3T adalah Panggilan Iman dan Kemanusiaan JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketu....

Suara Muhammadiyah

22 May 2025

Berita

Sukseskan Tabligh Akbar UAS Songsong Ramadhan di Masjid Baitul Makmur TUBABA, Suara Muhammadiyah - ....

Suara Muhammadiyah

13 February 2026

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhamamdiyah Prof Dr H Dadang Kahmad, MSi m....

Suara Muhammadiyah

5 July 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah