Hadirnya Fakultas Kedokteran Unisa Yogya, Bukti Kemajuan Pendidikan Muhammadiyah

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
462
Doc. Istimewa

Doc. Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Universitas Aisyiyah Yogyakarta menggelar acara launching Prodi Kedokteran serta Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Acara ini dilaksanakan di Convention Hall Masjid Walidah Dahlan pada Selasa 23 Juli 2024. Tampak hadir Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir, MSi.

Dalam amanatnya, Haedar mengatakan bahwa Ia mengaku bangga sekaligus memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas di buka Prodi baru di Unisa Yogyakarta. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat langsung dalam upaya untuk membuka prodi tersebut.

“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan bagi Muhammadiyah dan Aisyiyah. Karena Insyaallah sebentar lagi pak dirjen akan memberikan kabar baik dan kabar yang patut kita syukuri (Launching Prodi Kedokteran). Kami mengucapkan terima kasih pak dirjen atas segala dukungan bantuan, kerjasama bahkan banyak berpartisipasi dalam seluruh aktivitas pendidikan Muhammadiyah khusus untuk perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Haedar mengucapkan tahniah atas penggabungan PTMA. Ia menyampaikan penggabungan ini merupakan wujud dari kerja keras semua pihak. Menurutnya ini sebagai amanat yang harus ditunaikan sebagaimana semestinya sehingga dapat memacu diri untuk meningkatkan kualitas PTMA agar lebih unggul dan berkemajuan.

“Ketika kita ingin maju membangun perguruan tinggi yang unggul, kita dihadapkan dengan kompetisi bahkan komparasi yang meniscayakan sprit Fastabiqul Khairat sekaligus semangat untuk tanadhar (Proyeksi pemikiran untuk maju ke depan).” Katanya.

Guru Besar Sosiologi UMY itu mengungkapkan kiprah begitu rupa Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam menggerakkan amal usahanya, selalu ditopang dengan pergumulan yang sangat besar. Semua itu dilandasi dengan semangat membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Itu semua kita bangun dengan etos kemajuan yang punya proyeksi tanadhar. Dan ini amanat untuk terus melakukan penguatan secara kolektif, tersistem. Jangan lagi PTMA itu berjalan sendiri-sendiri, maju sendiri. Kita harus membangun sistem jaringan yang terkonsolidasi yang insyaallah justru kita akan maju bersama,” tegasnya.

Baginya ini semua memerlukan leadership (kepemimpinan transformatif). Menurutnya kepemimpinan transformatif merupakan kemampuan kepemimpinan yang mampu memobilisasi potensi, mengagendakan perubahan dan memproyeksikan masa depan betapapun rumitnya tantangan yang ada, dapat dihadapi dengan kejernihan dan kemantapan. (Alle/Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LAMONGAN, Suara Muhammadiyah - Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan, menyampaikan ....

Suara Muhammadiyah

22 October 2023

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menjadi pe....

Suara Muhammadiyah

27 November 2023

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah- Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr KH Saad Ibrahim, MA menghadiri&nb....

Suara Muhammadiyah

21 August 2024

Berita

PCM dan PCA Tuban Kota Tenentukan Kepemimpinan Periode Mendatang  TUBAN, Suara Muhammadiyah - ....

Suara Muhammadiyah

24 July 2023

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Program Studi Pend....

Suara Muhammadiyah

17 December 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah