Gelar Sumpah Profesi ke-VII, Lulusan Aiska University Siap Jadi Nakes “SIAP KUAT”

Publish

26 December 2024

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1076
Foto: red

Foto: red

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah – Mencetak tenaga kesehatan profesional terus menjadi komitmen yang menjadi ikhtiar Universitas ‘Aisyiyah Surakarta (Aiska University). Perguruan Tinggi yang dulunya bernama STIKes ‘Aisyiyah Surakarta ini baru saja menggelar Sumpah Profesi ke-VII, Kamis (19/12) di Hotel Solia Zigna.

Sumpah profesi ini diperuntukkan bagi lulusan Program Studi Kebidanan, Fisioterapi, dan D3 Keperawatan.

Dalam sambutannya, Rektor Aiska University Riyani Wulandari, mewanti-wanti para calon tenaga kesehatan (nakes) itu dengan rumus yang disebutnya “SIAP KUAT”.

Pertama adalah santun (S). Riyani berharap lulusan Aiska University mampu bersikap sopan dan menghargai orang lain dalam berbagai situasi. “Milikilah kemampuan untuk mendengarkan, berbicara dengan jelas, dan bersikap empati. Ingatlah bahwa pasien adalah manusia dengan segala keunikannya,” jelasnya.

Kedua inovatif (I). Profesi bidang kesehatan menuntut nakes untuk berpikir kreatif dan terbuka terhadap ide-ide baru. Menurut Riyani nakes harus mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan menemukan solusi yang tepat.

Selanjutnya adaptif (A), sambung Riyani, “Fleksibellah dalam menghadapi perubahan dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan yang dinamis,” ujarnya.

Percaya diri (P) menjadi poin lain yang penting. Riyani berpesan untuk memiliki keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Ini berarti nakes harus berani mengambil resiko, berani menghadapi kegagalan dengan kepala tegak dan terus berusaha untuk mencapai tujuan.

Poin selanjutnya atau kelima adalah komunikatif (K). Nakes harus memiliki kemampuan berkomunikasi, menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif baik lisan maupun tulisan. “Ini mencakup kemampuan membangun hubungan yang baik dengan orang lain,” ujar Riyani.

“Kemudian U atau ulet, tidak mudah untuk menyerah dan terus berusaha mencapai tujuan meskipun menghadapi kesulitan. Milikilah semangat yang tinggi dan ketekunan dalam bekerja,” terang Riyani.

Selanjutnya, nakes juga harus menjadi orang yang dapat dipercaya atau amanah (A). Menurut Riyani dalam menjalankan profesi ini, nakes harus selalu menjaga integritas dan etika. Tugas profesi bidang kesehatan bukan hanya sekedar memberikan pelayanan, tetapi juga menjaga kepercayaan yang diberikan masyarakat.

“Profesi ini adalah amanah yang sangat besar. Sekali kita melanggar etika, kepercayaan publik yang kita bangun selama bertahun-tahun bisa runtuh seketika,” tekannya.

Tangguh (T) menjadi poin terakhir dari rumus SIAP KUAT. “Mampulah mengatasi tekanan dan stres dengan baik, milikilah mental yang kuat dan mampu bangkit kembali setelah mengalami kegagalan,” jelasnya.

Hadir tokoh-tokoh penting di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Surakarta Mahasri Shobahiya, serta organisasi profesi dan Senat Universitas ‘Aisyiyah Surakarta. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Aiska University dalam mendidik dan meluluskan tenaga kesehatan berkualitas ini.

Sama halnya dengan pesan rektor, Mahasri Shobahiya menekankan pentingnya nilai-nilai keislaman dalam menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan.

“Profesi di bidang kesehatan bukan hanya pekerjaan, tetapi juga ibadah. Saya berharap para lulusan dapat menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan sepenuh hati,” tuturnya.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Jawa Tengah yang hadir ikut mengapresiasi kontribusi Aiska University dalam mencetak tenaga kebidanan yang kompeten dan profesional.

“Kebidanan adalah profesi yang mulia, dan kami yakin lulusan dari Aiska University akan mampu mengemban tugas ini dengan baik, sesuai standar profesi dan etika yang berlaku,” ujarnya.

Sumpah Profesi ke-VII merupakan bentuk komitmen terhadap tanggung jawab moral dan profesional di bidangnya masing-masing, usai para para lulusan mengucapkan sumpah profesi di hadapan para pemangku kepentingan, keluarga, dan rekan-rekan mereka.

Dengan ini, Aiska University kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang berdedikasi dalam mencetak tenaga kesehatan unggul, berdaya saing, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (Jan)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Menyongsong hari bersejarah yaitu Kemerdekaan Republik Indon....

Suara Muhammadiyah

16 August 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Irwan Akib menyebut, fokus pen....

Suara Muhammadiyah

20 September 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial Pimpinan Pusat Muhammadiy....

Suara Muhammadiyah

25 November 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Dalam acara kolaborasi antara Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Sebagai seorang aktivis yang sering melakukan pendampingan kepada m....

Suara Muhammadiyah

5 December 2023