Fikes UNIMMA Gelar Wisuda dan Angkat Sumpah, Hadirkan Tenaga Kesehatan Berintegritas

Publish

22 September 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
412
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAGELANG, Suara Muhammadiyah - Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) menggelar Wisuda dan Angkat Sumpah bagi 171 mahasiswa Program Profesi Ners dan D3 Keperawatan. Acara dilaksanakan pada Sabtu (20/9) di Auditorium Kampus 1 UNIMMA ini menjadi penanda penting bagi para lulusan untuk mengabdikan diri sebagai tenaga kesehatan professional.

Dekan Fikes, Ns. Kartika Wijayanti, M.Kep., dalam laporannya mengatakan bahwa acara angkat sumpah bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah momentum sakral. “Dengan acara angkat sumpah yang merupakan sebuah acara sakral ini, maka para lulusan akan mendapatkan sebuah kewenangan untuk melakukan tindakan di bidang keperawatan sesuai dengan tingkat pendidikannya masing-masing. Jadi angkat sumpah ini bukan hanya sekadar seremonial dan ini tentunya tidak didapatkan dengan mudah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kartika menyampaikan sebanyak 69 peserta dari program D3 Keperawatan dan 102 dari Profesi Ners telah menyelesaikan masa studi dengan penuh tanggung jawab. Disebutkan, untuk Profesi Ners telah menempuh satu tahun profesi di lapangan baik di rumah sakit, Puskesmas, maupun komunitas dengan kehadiran 100% tanpa jeda, serta menyelesaikan karya tulis ilmiah yang telah dipublikasikan dalam prosiding internasional. “Dan Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini seluruh mahasiswa program keperawatan sebanyak 69 dinyatakan kompeten 100%,” tambahnya.

Dekan Fikes berharap, para lulusan dapat mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh selama masa pembelajaran, baik secara akademik maupun praktik untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, Dr. Edi Soesanto, S.Kp., MKes, mewakili Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah, memberikan apresiasi kepada UNIMMA dan Fikes atas pelaksanaan sumpah profesi tersebut. Ia menekankan bahwa untuk mencapai profesionalisme, tidak hanya dibutuhkan kompetensi tinggi, tetapi juga tanggung jawab moral yang harus dimiliki oleh setiap perawat. “Moral responsibility ini tidak dapat diukur oleh akreditasi, namun menjadi landasan utama dalam menjalankan profesi keperawatan dengan integritas,” jelasnya.

Adapun prosesi angkat sumpah berlangsung sakral dengan dipandu rohaniawan. Dan dilanjutkan dengan penyematan pin serta penyerahan buku kode etik keperawatan secara simbolik oleh DPD PPNI Kabupaten Magelang.

Dengan prosesi pengangkatan sumpah bagi 171 lulusan tersebut, UNIMMA terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia berkualitas yang siap berkontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia.

 


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

LSP UMY Miliki 36 Skema Siap Dukung Calon Lulusan UMY  YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lembag....

Suara Muhammadiyah

17 February 2024

Berita

KUPANG, Suara Muhammadiyah - Di arena sidang tanwir Muhammadiyah di Kupang, Majelis Pembinaan Kader ....

Suara Muhammadiyah

5 December 2024

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah – Di hadapan ratusan mahasiswa peserta Baitul Arqam Purna Studi, R....

Suara Muhammadiyah

15 August 2025

Berita

KALIMANTAN, Suara Muhammadiyah – Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) ....

Suara Muhammadiyah

13 May 2025

Berita

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto secara resmi menu....

Suara Muhammadiyah

1 December 2024