FeSiBA 2025, Bukti 'Aisyiyah Tidak Kering dalam Berdakwah di Era Digital

Publish

10 January 2026

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
88
Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FeSiBA) 2025. Foto: Fabian

Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FeSiBA) 2025. Foto: Fabian

SLEMAN, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah melalui Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga (LBSO) menyelenggarakan Festival Seni Budaya ‘Aisyiyah (FeSiBA) 2025 pada Sabtu (10/1) di Auditorium Saraswati Balai Besar Penjaminan Pengembangan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV), Sleman.

Kegiatan ini menjadi upaya revitalisasi seni budaya sekaligus media dakwah yang ringan dan mencerahkan.

Acara FeSiBA 2025 diawali dengan beragam pentas seni, di antaranya paduan suara TK ABA Kauman, penampilan angklung Senior School Condong Catur Yogyakarta, serta drumband TK ABA Karangkajen Yogyakarta.

Muhammadiyah memandang seni dan budaya sebagai refleksi keyakinan religius. Karena itu, melalui FeSiBA 2025, Ketua Panitia FeSiBA, Dr Sarjilah, MPd., mengajak seluruh peserta dan hadirin untuk terus melestarikan budaya Nusantara yang kaya dan beragam.

“Sudah seyogianya kita mengembangkan dan mengenalkan budaya Nusantara yang sangat kaya dengan ragam dan etnik,” ujarnya.

Dalam FeSiBA 2025, LBSO menyelenggarakan delapan cabang lomba yang diikuti 353 peserta dari 28 wilayah. Adapun lomba tersebut meliputi paduan suara, cipta lagu religi, video senam ‘Aisyiyah Bahagia, video senam Bustanul Athfal, video kuliner tradisional, karya tulis ilmiah permainan tradisional, serta karya tulis ilmiah kain tradisional.

Sarjilah berharap upaya revitalisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa terus dilakukan karena sejalan dengan ajaran Islam yang menjunjung tinggi kebudayaan.

“Usaha dan kegiatan yang berkaitan dengan revitalisasi nilai-nilai luhur budaya bangsa perlu terus dilakukan karena sesuai dengan ajaran Islam yang sangat menghargai kebudayaan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala BBPPMPV, Masrukhan Budiyanto, SE., MM., menyampaikan kebahagiaan dan kehormatannya dapat bekerja sama dengan ‘Aisyiyah dalam penyelenggaraan FeSiBA 2025. Menurutnya, kolaborasi tersebut sangat tepat dilaksanakan di lingkungan BBPPMPV.

“BBPPMPV berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, khususnya di bidang vokasi. Tugas kami adalah penjaminan mutu dan peningkatan kompetensi, sehingga kegiatan ini sangat relevan diselenggarakan di sini,” ungkapnya.

Keberadaan LBSO di lingkungan ‘Aisyiyah dinilai berhasil menjadi media dakwah melalui seni budaya dan olahraga. Pada FeSiBA 2025, tema yang diangkat adalah "Memajukan dan Melestarikan Seni Budaya Indonesia."

Ketua LBSO PP ‘Aisyiyah, Widiyastuti, SS., MHum., mengungkapkan bahwa LBSO telah menghasilkan hampir 20 produk seni dan budaya, antara lain film dokumenter, ciptaan lagu, video senam, gerak lagu, hingga buku.

“Pesan-pesan budaya ternyata dapat disampaikan dengan sangat indah, cair, dan ringan melalui seni dan budaya,” pungkasnya. (Fab)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Pengajian di Lembah Hopo, Jejak Dakwah di Tengah Hutan Sawit Oleh: Furqan Mawardi, Ketua Lembaga Pe....

Suara Muhammadiyah

11 August 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Aisyiyah DIY menye....

Suara Muhammadiyah

25 February 2024

Berita

KEBUMEN, Suara Muhammadiyah – Muktamar ke-47 Muhammadiyah di Makassar, Sulawesi Selatan menjad....

Suara Muhammadiyah

16 October 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Kegiatan Pembekalan Praktik Kerja Lapangan Mahasiswa (PKL) Hukum Ekon....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

Persiapan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Unggul JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Dalam rangka mem....

Suara Muhammadiyah

22 November 2024