Empat Jiwa Melayang, Ketua Muhammadiyah Sulsel Serukan Persaudaraan dan Keteduhan Sosial

Publish

30 August 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
536
Foto Istimewa

Foto Istimewa

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan menyampaikan duka mendalam atas peristiwa pembakaran Gedung DPRD Provinsi Sulsel dan DPRD Kota Makassar yang terjadi Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 29–30 Agustus 2025. Tragedi tersebut bukan hanya merusak simbol rumah rakyat, tetapi juga menewaskan empat orang dan menorehkan luka bagi keluarga korban serta masyarakat luas.

Ketua PWM Sulsel, Prof. Dr. H. Ambo Asse, M.Ag., dalam keterangan resminya di Makassar, Sabtu, 30 Agustus 2025, menegaskan pentingnya seluruh elemen masyarakat menjaga ketenangan sosial. Ia mengajak warga untuk menahan diri agar tidak memperluas kerusakan dan mencegah jatuhnya korban baru. 

“Kita memiliki nilai kearifan lokal seperti Sipakatau, Sipakainge’, Sipakalebbi, serta Siri’ na Pacce yang menuntun kita untuk saling memuliakan dan mencegah mudarat,” ujarnya.

PWM Sulsel juga mendorong pembukaan ruang dialog dan musyawarah sebagai jalan keluar. Menurut Ambo Asse, pihaknya siap memfasilitasi forum yang mempertemukan pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, perguruan tinggi, organisasi mahasiswa, ormas, hingga tokoh agama dan adat. “Aspirasi masyarakat harus tersalurkan melalui kanal yang konstruktif, bukan dengan tindakan destruktif,” katanya.

Selain itu, Ketua PWM Sulsel mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap provokasi dan penyebaran disinformasi. Warga diminta merujuk pada sumber resmi, sementara insan pers diharapkan mengutamakan verifikasi, akurasi, dan etika dalam pemberitaan.

Ambo Asse juga mengajak para khatib dan muballigh untuk memperkuat pesan damai dalam khutbah dan tausiyah. Ia menekankan pentingnya menjaga jiwa (hifz an-nafs) dan harta (hifz al-mal) sebagai tujuan syariat. “Allah tidak menyukai kerusakan di bumi,” kutipnya dari Al-Baqarah ayat 205.

Ketua PWM Sulsel menutup pernyataannya dengan menyerukan warga untuk kembali merapatkan barisan kebangsaan, menjaga persaudaraan, serta menyelesaikan perbedaan melalui dialog. “Semoga Allah SWT menjaga daerah ini dalam kedamaian dan keselamatan,” ujar Ambo Asse.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

BANDUNG, Suara Muhammadiyah — Tim mahasiswa dari program studi Psikologi Universitas Muhammadi....

Suara Muhammadiyah

9 May 2025

Berita

KUALA LUMPUR, Suara Muhammadiyah - Asosiasi Pendidikan Ilmu Komunikasi Perguruan Tinggi Muhammadiyah....

Suara Muhammadiyah

30 April 2025

Berita

CILACAP, Suara Muhammadiyah - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu&rsqu....

Suara Muhammadiyah

16 December 2024

Berita

LAMTIM, Suara Muhammadiyah - Pada hari Senin, 28 Oktober 2024, Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar M....

Suara Muhammadiyah

29 October 2024

Berita

MALAYSIA, Suara Muhammadiyah - Rektor Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA), Prof. Gunaw....

Suara Muhammadiyah

27 August 2024

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah