KAIRO, Suara Muhammadiyah - Dosen Pendidikan Bahasa Arab Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Talqis Nurdianto bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Mesir melaksanakan workshop penulisan buku referensi dan buku ajar bagi mahasiswa di Kairo, Mesir, Jumat (24/3).
Ketua PCIM Mesir, Fathi Fathurrahman Saputra, menyambut baik program pengabdian ini. Menurutnya, program ini menjadi landasan untuk memperkuat hubungan UMY dan PCIM.
"Selain itu, juga meningkatan literasi anggota PCIM program pascasarjana di Universitas Al Azhar Mesir untuk berkontribusi pada Persyarikatan sebelum kembali ke tanah air," tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Talqis menyebut, Mesir adalah lumbung ilmu dan salah satu kiblat ilmu agama di Timur Tengah.
"Sudah tepat jika pengabdian ini di laksanakan di Kairo dengan banyaknya buku referensi dan literatur yang ditulis oleh ulama-ulama al azhar dan lainnya," terangnya.
Ditambahkan Talqis, tujuan dari kegiatan ini mengajak mahasiswa pascasarjana Universitas Al Azhar ikut berpartisipasi menghidupkan literasi bahasa arab dan keislaman.
"Semua itu agar mudah terjangkau di Mesir agar bisa dipakai pada lembaga-lembaga pendidikan Muhamamdiyah di Indonesia," imbuhnya.
Dikonfirmasi Talqis, ada 20 mahasiswa PCIM Mesir yang ikut pelatihan ini. Berlangsung di ruang KH Haedar Nashir, Markaz Dakwah PCIM Mesir, terbagi di berbagai cabang pelatihan penulisan, yakni penulisan buku pembelajaran bahasa arab, tafsir Al-Qur'an, hadis, fikih kontempoter, syariah islamiyah, dan ushuluddin.
Materi pelatihan meliputi pengenalan dan strategi penulisan buku referensi dan buku ajar di pondok pesantren Muhamamdiyah dengan menyesuaikan dengan kurikulum di Muhammadiyah.
Sebagai luaran pengabdian, setiap peserta menulis salah satu jenis buku di atas yang akan menjadi referensi dan pendamping belajar siswa yang kelak diterbitkan di Indonesia. (tq)
