Direktur Baru Madrasah Muallimin Resmi Dilantik, Komitmen Bawa Perubahan Nyata dan Terukur

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1232
Pelantikan Direktur dan Wakil Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah periode 2025-2029.

Pelantikan Direktur dan Wakil Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah periode 2025-2029.

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Lailan Arqom, Direktur baru Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta periode 2024-2029 resmi dilantik pada Ahad, 1 Juni 2025. Ia menggantikan direktur sebelumnya Aly Aulia yang telah menjabat selama dua periode.

“Tak terbayangkan bagi saya bisa menjadi bagian dari sejarah panjang Muallimin. Sungguh menjadi kebanggaan bagi saya,” tegas Aly Aulia dalam sambutan perpisahannya sebagai direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya,” tambahnya.

Aly menilai bahwa direktur baru yang menggantikannya sangat paham persoalan. Tentang apa yang harus dilakukan untuk membawa Muallimin menuju kejayaan di masa yang akan datang. 

Menurutnya, Muallimin bukan hanya sekedar pondok pesantren, tapi juga madrasah yang memiliki peran vital menyemai kader-kader unggul Persyarikatan. 

Lailan Arqam dalam sambutan pertamanya sebagai direktur Madrasah Muallimin menyampaikan rasa syukurnya. Baginya, Muallimin dapat dikatakan sebagai tanah betuah.

Sebagai salah seorang alumni Muallimin, Arqam seperti kembali ke tempat dimana ia dulu pernah dididik, ditempat, dan dibesarkan. 

Dosen UAD tersebut ditunjuk oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai direktur bersama 4 wakil direktur lainnya. Mereka di antaranya Solikhin (Wadir I), Erik Tauvani Somae (Wadir II), Dedik Fatkhul Anwar (Wadir III), dan Ahmad Salim (Wadir IV). 

“Kami memohon doa, support dan nasihat dari semua pihak. Izinkan kami memimpin Muallimin menuju masa yang lebih baik lagi,” ujar Arqam.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi Muallimin hari ini lagi sekedar hal-hal yang bersifat administratif. Tapi bagaimana ke depannya Muallimin dapat memaksimalkan perannya sebagai sekolah kader Persyarikatan yang unggul dan bereputasi pada penguasaan teknologi dan AI.

“Izinkan kami membawa perubahan,” tegasnya. 

Arqam menegaskan bahwa perubahan yang akan ia bawa untuk Muallimin harus bersifat nyata dan terukur. Perubahan tersebut di antaranya, mengembangkan inovasi kurikulum yang cerdas dan cepat. Melakukan penguatan literasi. Serta melakukan peneguhan SDM.

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Agung Danarto mengapresiasi kepemimpinan Muallimin periode sebelumnya yang berhasil melakukan percepatan dalam pembangunan gedung Muallimin di daerah Sedayu. Ada pun untuk kepemimpinan baru Muallimin, Agung meminta direktur baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dari direktur sebelumnya.

“Untuk pimpinan Muallimin yang baru, kita ingin membangun peradaban yang besar. Oleh karena itu harus keberlanjutan kepempinan dari periode sebelumnya. Ketika kita ingin memulai dari awal, tidak akan terbangun peradaban besar. Keberlanjutan menjadi aspek yang sangat penting untuk membangun peradaban besar,” pesannya. (diko)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar ujian tertulis ....

Suara Muhammadiyah

10 July 2024

Berita

SURABAYA, Suara Muhammadiyah - Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggelar ....

Suara Muhammadiyah

30 August 2025

Berita

Klaten, Suara Muhammadiyah - "Tanpa disadari, apa yang kita ucapkan dengan sebuah kata-kata bisa men....

Suara Muhammadiyah

19 July 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Suara Muhammadiyah.Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unismuh M....

Suara Muhammadiyah

12 November 2025

Berita

SAMARINDA, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melantik jaja....

Suara Muhammadiyah

30 July 2025