Carut Marut Kehidupan Berakar dari Krisis Internalisasi Keimanan

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
599
Prof Dr Dadang Kahmad, MSi

Prof Dr Dadang Kahmad, MSi

SUKOHARJO, Suara Muhammadiyah – Indonesia mayoritas penduduknya 87% dihuni oleh umat Islam. “230 juta umat Islamnya dari 270 juta,” beber Dadang Kahmad. Idealnya, Indonesia tergolong negara aman. “Tidak ada korupsi, perzinaan, perjudian,” tuturnya. Akan tetapi, realita di lapangan justru sangat jauh panggang dari api.

“Korupsi merajalela, itu banyak,” sebut Dadang. Demikian juga, mencakup zina. “Di mana-mana, merajalela,” ucapnya. Lebih-lebih lagi narkoba dan minuman keras marak ditemukan. Tak pelak, judi pun demikian masifnya. “Jadi bukan main-main,” ungkap Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah tersebut penuh prihatin.

Paradoks itu muncul di negeri ini. “Umat Islamnya 87%, tapi kemaksiatan yang ada dalam Al-Qur’an merajalela di sini,” tanya Dadang saat Pengajian Ahad Pagi Majelis Tabligh Muhammadiyah Cabang Blimbing di Pondok Pesantren Imam Syuhodo, Blimbing, Wonorejo, Polokarto, Sukoharjo, Jawa Tengah, Ahad (18/1).

Biang keroknya tipisnya iman. “Hanya dipermukaan saja,” bongkar Dadang. Tidak bisa tidak, disebutnya bahwa iman memegang kendali fundamental dalam diri seseorang, terlebih khusus lagi bagi orang Islam. “Tidak masuk ke dalam hati, tidak menjadi kepribadian kita, tidak terinternalisasi dalam kehidupan kita,” ujarnya, menggarisbawahi pokok pangkal relevansi keimanan itu.

Diungkap Dadang, kualitas imannya masih pasif. Tak menampilkan di permukaan, yang tampak jelas dari laku dan tindakan di lapangan kehidupan. “Aku-akuan saja, tidak merefleksi pada kehidupan,” ulasnya.

Jika menengok di Qs al-Anfal ayat 2, dikemukakan jika karakteristik orang beriman yang benar yaitu ada getaran (vibrasi) yang muncul di dalam hati ketika nama Allah disebut. “Kalau belum (muncul), berarti imannya belum benar,” jelasnya.

“Dan imannya bertambah saat mendengar ayat-ayat-Nya,” tambah Dadang. Di sinilah letak elan vital keimanan yang memperkuat basis substansial kehidupan umat Islam di muka bumi. “Ingat kepada Allah, ini semuanya karena Allah,” tandas Dadang. (Cris)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Di tengah gegap gempita perkembangan teknologi global, Universi....

Suara Muhammadiyah

26 March 2025

Berita

PURWOKERTO, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) kembali menorehkan presta....

Suara Muhammadiyah

3 September 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar kembali memperkuat ....

Suara Muhammadiyah

8 May 2025

Berita

MURUNG RAYA, Suara Muhammadiyah - SMA Muhammadiyah Puruk Cahu menggelar Pesantren Ramadhan 1446 H, R....

Suara Muhammadiyah

22 March 2025

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka) melalui Program Stud....

Suara Muhammadiyah

5 March 2026

Tentang

© Copyright . Suara Muhammadiyah