Authentic Halal Brand Bisnis Berkelanjutan, Produk Paragon Menjadi Pionir

Publish

10 October 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
399
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Indonesia Halal Training & Education Center (IHATEC) menegaskan pentingnya penerapan konsep Authentic Halal Brand (AHB) sebagai strategi bisnis berkelanjutan bagi perusahaan yang ingin tumbuh di era konsumen sadar nilai. Pesan ini menjadi sorotan utama dalam sesi seminar Top Halal Awards 2025, yang turut menghadirkan Dr. Wahyu T. Setyobudi, Founder Inspark Indonesia sekaligus penggagas konsep Authentic Halal Brand.

Dalam paparannya, Dr. Wahyu menjelaskan bahwa Authentic Halal Brand bukan sekadar label atau sertifikasi, melainkan bentuk komitmen perusahaan untuk menjadikan nilai-nilai Islam sebagai poros etika dan strategi bisnis. Menurutnya, dua merek dari ParagonCorp, Wardah dan Kahf, menjadi contoh nyata bagaimana prinsip halal dapat diimplementasikan secara menyeluruh dan konsisten.

“Wardah dan Kahf adalah pionir Authentic Halal Brand di Indonesia. Mereka tidak berhenti pada kepatuhan administratif, tetapi menghidupkan nilai kejujuran, kebaikan, dan keberlanjutan dalam setiap lini bisnis. Inilah makna halal yang sesungguhnya, bukan hanya halal certified, tetapi halal lived,” ujar Dr. Wahyu T. Setyobudi dalam sesi seminar IHATEC, Rabu, 8 Oktober 2025.

Komitmen ParagonCorp terhadap halal juga menjadi sorotan dalam edisi terbaru majalah Halal Review, yang dibagikan secara khusus pada ajang Top Halal Awards 2025. Dalam edisi ini, Wardah tampil sebagai merek pembuka dengan artikel berjudul Membangun Authentic Halal Brand, yang mengulas perjalanan Wardah dari sekadar brand kosmetik halal menjadi simbol keberhasilan industri kecantikan Indonesia.

“Bagi kami, makna halal tidak berhenti pada sertifikat. Halal berarti toyyib, membawa kebaikan, kesehatan, dan keberlanjutan. Di Paragon, kami memandang halal sebagai gaya hidup yang menumbuhkan kebaikan bagi manusia dan lingkungan,” ungkap Dr. Sari Chairunnisa, Sp.KK, FINSDV, Deputy CEO ParagonCorp.

Melalui kegiatan ini, IHATEC berharap semakin banyak pelaku industri memahami bahwa halal bukan sekadar standar kepatuhan, tetapi strategi diferensiasi dan sumber keunggulan kompetitif yang berakar pada integritas.

“Konsep Authentic Halal Brand membantu perusahaan melihat halal secara lebih utuh, sebagai nilai yang menumbuhkan kepercayaan, loyalitas, dan keberlanjutan,” tambah Dr. Wahyu.

Dengan kolaborasi antara lembaga pendidikan halal seperti IHATEC dan pelaku industri seperti ParagonCorp, diharapkan ekosistem halal Indonesia dapat tumbuh semakin kuat, autentik, dan berdaya saing global.


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PRINGSEWU, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah Pringsewu (UMPRI) kembali menunjukkan komit....

Suara Muhammadiyah

6 August 2025

Berita

Pembinaan Mahasiswa Tidak Bisa Dilakukan secara Instan Penyelenggaraan Pemilihan Mahasiswa Berprest....

Suara Muhammadiyah

7 April 2024

Berita

PEKALONGAN, Suara Muhammadiyah - Di tengah acara Munas Tarjih ke-32, Al Yasa Abubakar salah satu pem....

Suara Muhammadiyah

24 February 2024

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melalui Sekretaris PP Pemudia Muham....

Suara Muhammadiyah

18 November 2024

Berita

SURAKARTA, Suara Muhammadiyah- Baru-baru ini, lembaga pemeringkatan Webometrics merilis daftar kampu....

Suara Muhammadiyah

6 February 2025