Akhirussanah TK Unggulan 'Aisyiyah Mardi Putra Bantul di SM Tower Malioboro

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
1248
Foto Istimewa

Foto Istimewa

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - TK Unggulan 'Aisyiyah Mardi Putra Bantul menyelenggarakan acara Akhirussanah Tahun Ajaran 2024/2025 di Ballroom SM Tower Malioboro pada Ahad (22/6).

Kepala TK Unggulan 'Aisyiyah Mardi Putra Bantul, Nunuk Yudaningsih, menyebut sebanyak 121 anak dinyatakan telah lulus dalam jenjang TK dan siap melanjutkan ke jenjang berikutnya. Nunuk meyakini bekal ilmu yang diberikan kepada siswa-siswi TK akan menjadi fondasi kuat untuk masa depan yang gemilang. 

"Kami segenap pendidik merasa sangat bangga pada perkembangan setiap anak. Kami juga menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya kepada wali murid, karena pendidikan adalah buah dari sinergi antara rumah dan sekolah," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Nunuk berpesan kepada siswa-siswi untuk terus menjadi anak yang menghormati orang tua, guru, juga membawa kebahagiaan terhadap diri sendiri dan lingkungannya. "Teruslah belajar, berani bermimpi dan jangan pernah takut mencoba hal-hal baru," pesannya.

Melalui kegiatan Akhirussanah ini, Nunuk secara simbolis menyerahkan kembali peserta didik kepada para orang tua.

Ketua Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Bantul, Hj Faridha Ulfa Ma’rifah, SH, turut hadir dalam kegiatan Akhirussanah ini. Ia menegaskan bahwa proses pembelajaran ini tidak terlepas dari peran orang tua dan wali siswa.

“Ini artinya proses belajar di tingkat TK telah selesai. Terima kasih kepada para guru yang telah memberikan dasar pedoman untuk bekal kehidupan anak-anak, terutama dalam menanamkan nilai-nilai agama serta budi pekerti anak-anak,” ucapnya. 

Selain itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bantul, Supardi, SPd, MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa managemen pengasuhan adalah faktor utama yang membentuk pola perilaku anak. Ia menyampaikan bahwa pendidikan dan pola asuh saat ini tengah bersaing ketat dengan pengaruh media sosial. 

Oleh karena itu, kehati-hatian dalam mendidik dan mengasuh anak menjadi kunci dalam menentukan masa depan mereka. "Jangan sampai Indonesia emas menjadi cemas karena kita salah dalam mendampingi,” tekannya.

Supardi menekankan bahwa pengawasan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama antara pendidik dan orang tua yang harus dilakukan secara terus menerus. 

Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan siswa-siswi TK yang menampilkan kreativitas, keceriaan dan bakat mereka. Selain itu, dalam rangkaian acara ini juga TK Unggulan 'Aisyiyah Mardi Putra Bantul memberikan penghargaan bagi guru dan siswa berprestasi. (Tia/Nad)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

PALANGKARAYA, Suara Muhammadiyah - Nasyiatul Aisyiyah Kalteng (NA Kalteng) kembali mengadakan AsTer ....

Suara Muhammadiyah

21 October 2024

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah – Ketua Lembaga Risiliensi Bencana (LRB) / Muhammadiyah Disaste....

Suara Muhammadiyah

27 May 2025

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah - Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan Baitul....

Suara Muhammadiyah

20 July 2024

Berita

MAKASSAR, Suara Muhammadiyah — Bank Syariah Nasional (BSN) kembali menguatkan perannya dalam k....

Suara Muhammadiyah

28 December 2025

Berita

Tim PKM-PM UAD Beri Pelatihan Guru SDUA Bantul BANTUL, Suara Muhammadiyah - Tim Program Kreativitas....

Suara Muhammadiyah

24 July 2024