'Aisyiyah dan JICA Komitmen Mendukung UMKM Perempuan Naik Kelas

Publish

28 February 2025

Suara Muhammadiyah

Penulis

0
750
Foto Istimewa

Foto Istimewa

JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Di era digital ini, perempuan harus mampu beradaptasi dengan teknologi  untuk menjadi pelaku usaha perempuan yang tangguh. Kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan perempuan sebagai pelaku usaha. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah saat menghadiri acara JICA NGO Networking pada Kamis (27/02/2025) di Jakarta.

Acara yang bertemakan NGO's Networking Building Bridges : Fostering Collaboration between Japanesse and Indonesian NGO's ini diselenggarakan oleh Badan Kerja Sama Internasional Jepang yang lebih dikenal dengan nama JICA (Japan International Cooperation Agency). 'Aisyiyah melalui Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan (MEK) Pimpinan Pusat 'Aisyiyah telah berkolaborasi dengan JICA dalam project Kopernik dengan melakukan pendampingan intensif bagi 24 UMKM yang dikelola oleh perempuan pada tahun 2019-2023.

Tri menyampaikan bahwa di Indonesia, UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia karena menyumbang banyak lapangan kerja dan berkontribusi besar pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebesar 64,5% UMKM di Indonesia ini dikelola oleh perempuan. Akan tetapi sayangnya masih banyak tantangan yang dihadapi oleh perempuan untuk mengembangkan usahanya ini. "Perempuan pelaku usaha masih menemui berbagai tantangan untuk mengembangkan usahanya menjadi lebih maju, mulai dari permodalan, skill, rasa percaya diri bahwa dirinya mampu, beradaptasi dengan teknologi, pemasaran, hingga tantangan beban ganda dalam keluarga," jelasnya.

Oleh karena itu, 'Aisyiyah melalui MEK disebut Tri melakukan pendampingan dan pemberdayaan ekonomi bagi perempuan melalui berbagai program yakni pembentukan koperasi, Sekolah Wirausaha 'Aisyiyah (SWA) dan BUEKA (Bina Usaha Ekonomi Keluarga 'Aisyiyah). "Hingga kini 'Aisyiyah telah mengelola 475 koperasi, 3235 BUEKA, 39 titik SWA dengan 3194 alumni, dan 41 SWA online dengan 3060 alumni. Khusus untuk program kerjasama dengan JiCA, Kopernik dan Aisyiyah ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perempuan pelaku usaha dalam bidang marketing online, pengemasan produk, foto produk dan bagaimana mengelola usahanya," paparnya. 

Kerjasama yang terjalin antara JICA , Kopernik dengan 'Aisyiyah ini disebut Tri sejalan dengan program kerja 'Aisyiyah dan menjadi salah satu sinergi positif yang akan mendorong UMKM yang dikelola oleh perempuan untuk naik kelas. "Pendampingan intensif yang diberikan kepada pelaku usaha perempuan ini juga dapat membantu pemerintah Indonesia mendukung kemandirian ekonomi perempuan," terang Tri. (n)


Komentar

Berita Lainnya

Berita Terkait

Tentang Politik, Pemerintahan, Partai, Dll

Berita

Kolaborasi Kemendikti Saintek dan Gasing Academy JAKARTA, Suara Muhammadiyah - Universitas Muh....

Suara Muhammadiyah

21 December 2024

Berita

PASAMANBARAT, Suara Muhammadiyah - Majelis Ekonomi Bisnis dan Pariwisata Pimpinan Daerah Muhammadiya....

Suara Muhammadiyah

11 December 2023

Berita

JAKARTA, Suara Muhammadiyah – Direktur Utama PT Syarikat Cahaya Media / Suara Muhammadiyah Den....

Suara Muhammadiyah

23 December 2023

Berita

KOTAWARINGIN BARAT, Suara Muhammadiyah – Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kotawaringin Barat men....

Suara Muhammadiyah

24 March 2025

Berita

YOGYAKARTA, Suara Muhammadiyah - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X men....

Suara Muhammadiyah

29 December 2023